Tentang Aulia Muttaqin

“….Lika Liku Seorang Hamba di Rimba Kehidupan…”

Assalamualaikum…!

Terima kasih telah berkunjung di “wadah etam benaung”. Saya adalah pria yang lahir di kota Samarinda (East Borneo). Sebuah kota kecil yang damai dengan panorama sungai mahakamnya yang menyejukkan (ingin tahu lebih jauh tentang Samarinda dan Mahakam-nya, saya tulis di ruang khusus )

Akhir ‘70 hingga awal ‘80 an…masa kecil yang indah. Sebahagian waktu saya, saya guratkan di Sebuah SD Islam di pinggiran sungai Karangmumus (anak dari Mahakam), SD Islam Al - Jawahir.

Ketika karangmumus meluap, kami menjinjing sepatu hingga masuk kelas. Ada kolam besar di tengah halaman sekolah dipenuhi kayu kayu log yang besar besar (berdiameter lebih dari 1 meter). Ketika waktu istirahat tiba kami berhamburan untuk bermain di atas kayu log…dan ada saja yang tercebur.

Hormatku yang stinggi tingginya pada para guru guru ku ; Bu Rusdiah, Pak Masfuri, Pak Marzuki, Pak Sami’an, Bu Kamsiah, Pak Suraji, Pak Syamsul Khaidir. Kalian semua sungguh pahlawan dalam hidupku.

Awal ‘80 hingga akhir ‘80 an…, masa remaja yang sungguh dramatis. Lubang jarum demi lubang jarum terlewati. Lika liku dunia sesungguhnya mulai nampak dalam temaram. Ada 2 orang kawan yang menjalani lika liku itu bersamaku, bernama Nian dan Helmi.

Akhir ‘80 hingga middle ‘90 an, masa dewasa awal yang tak kalah dramatis. Aku terlempar dalam rimba kehidupan yang penuh intrik namun sangat efektif menjadi soko guru pembentuk pribadi. Kota Solo kali ini menjadi saksi-nya. Antara Kartasura dan Palur, lika liku itu terurai.

Dan..akhirnya aku memasuki “gerbang dunia Dewasa”, pertengahan 90 an hingga tulisan ini diabadikan. Selepas wisuda sebagai Psikolog, tahun itu juga aku terdaftar di salah satu perusahaan kayu terkemuka di Kal-Tim. Posisi demi posisi kujajaki. Fungsi fungsi Recruitment, people development, organization development telah merasuk dalam diri-ku menjadi kompetensi yang tak terlepaskan.

O..ya, setiap fase hidup tentu saja ada suka dan duka nya. namun tak terbantahkan fase saat ini merupakan fase fase yang eksotis dalam hidupku. Bagaimana tidak.., telah hadir di sisiku seorang isteri muslimah yang tak pernah meningalkan sholatnya, hingga tiga orang perhiasan indah dalam rumah kami. Seorang pangeran dan Dua orang putri. Sang pangeran tergagah, kami beri nama : Fachreza Rafsanjani Muttaqin, lalu putri putri cantik kami ; Virlie Andalia Muttaqin & Kayla Adiva Muttaqin. Hmm…, dengan mereka hari hariku semakin bergairah…bergairah…dan bergairah.

Kepada ke dua orang tuaku, Haji Muhammad Asykari & Hj. Siti Rohani, …………………………………..hmm..,…………………………………..sulit sekali rasanya mencari kata yang tepat untuk melukiskan betapa setiap denyut nadi dan jantungku takkan pernah kubiarkan melupakan limpahan kasih sayang dan buaian cinta yang telah Abah & Bunda berikan hingga detik ini…, ah…takkan pernah rasanya ada untaian kata yang mampu mewakilinya. Tersungkur jiwaku ditelapak kaki Abah & Bunda.

Terima kasih Allah ku, tempat segala cinta bermuara. Kasih sayang Mu selalu kurasakan membelai jiwaku, tak pernah sedikitpun berhenti, hingga kapanpun…aku yakin itu…sangat yakin…>> Hidup..mencipta hidup..>>>

Salam bahagia,

Aulia Muttaqin Psi

aulia.muttaqin@sumalindo.com

4 Tanggapan ke “Tentang Aulia Muttaqin”

  1. mohamad adriyanto Berkata:

    selamat… sudah masuk kaltim blogger united juga loh… http://kal-tim.blogspot.com

    Thanks info nya kawan, semoga dapat lebih bermanfaat bagi orang banyak, amiin. (amq)

  2. Ndoro Seten Berkata:

    hebat kang perjalanan hidupnya!!!!

    ah.., hebat apanya kang. Saya hanyalan setitik debu di belantara semesta ini, salam. (amq)

  3. Badrut Tamam Gaffas Berkata:

    Salam saudaraku Aulia Muttaqin, kebetulan saya sdg browsing blog YIM dan menemukan blog ini, alhamdulillah sekilas saya ikuti isi materinya bisa menjadi bagian dari sebuah proses pembelajaran anak bangsa termasuk saya juga tentunya…salam dan maju terus untuk berkarya saudaraku.

    Salam
    http://bulanbintang.wordpress.com

    Waalaikumsalam saudaraku,
    Terima kasih kunjungannya, semoga Allah Swt melindungi kita semua dari segala kebathilan. Sukses untuk Bulan Bintang dan YIM, menuju 2009 ! (amq)

  4. Tunggul Berkata:

    wakakakak.
    selamat sore om psi.
    apa kabarnya

    Hai..bang Tunggul,lama gak kedengaran. Gimana kabar LSM nya ? he..he.., sukses ya..!! (amq)

Tinggalkan Balasan