Golput, Seharusnya Wajib..!

Fatwa haram bagi masyarakat yang akan Golput di pemilu 2009 oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dibeberapa daerah sungguh menggelitik bagi logika yang masih bersih tanpa tendensi. Menurut hemat saya fatwa tersebut terlampau tendensius yang terburu buru dan kurang memiliki muatan pencerdasan umat.

Walau bagaimanapun bagi masyarakat yang Golput dan memiliki dasar yang kuat masih jauh lebih baik, daripada masyarakat pemilih tanpa didasari oleh wawasan atau pengetahuan yang memadai tentang partai, Caleg maupun Capres yang dipilih. Masyarakat pemilih yang seperti ini yang saya sebut “memilih tanpa ilmu”, yang sepatutnya justru diharamkan. Menentukan pilihan hanya karena dapat bagian selembar kaos oblong atau selembar uang lima puluhribuan, atau hanya tertarik oleh wajah ganteng sang calon, merupakan alasan alasan memilih tanpa ilmu yang justru akan menjerumuskan bangsa minimal Lima tahun kedepan.

Menurut saya akan jauh lebih baik kalau MUI justru menggalakan pencerdasan umat melalui himbauan yang luas, agar umat selalu berupaya menambah wawasan sebanyak banyaknya tentang Partai, Caleg maupun Capres yang menjadi kandidat pemilu nanti. Himbauan seperti ini akan terkesan lebih bertanggungjawab dan cerdas. Misalnya bisa saja MUI sedikit lebih konkrit menggiring umat untuk menggunakan akal sehat dalam memilih nantinya. Atau bahkan menuntun umat untuk mendahulukan persyaratan moral atau akhlak bagi kontestan pemilu yang akan dipilih. Jadi pilihlah Partai yang memiliki visi dan telah terbukti menjaga moral. Atau caleg yang bermoral, atau Capres yang bersih dari KKN dan memiliki akhlakulkarimah.

Kalau himbauan tersebut dilakukan, dan pada akhirnya umat tidak menemukan persyaratan tersebut pada kontestan pemilu nantinya, pilihan terakhir adalah Golput. Pilihan tersebut (Golput) akan lebih tepat daripada memaksakan diri memilih kontestan yang jelas jelas akan mencelakakan umat.

Oleh : Aulia Muttaqin Psi
*Penulis seorang Psikolog pemerhati politik, tinggal di Samarinda (East borneo).

Tulisan ini juga dipublikasikan di http://www.auliamuttaqin.wordpress.com

Satu Balasan ke Golput, Seharusnya Wajib..!

  1. Mahendra mengatakan:

    Setuju ! Cerdas ! Salam kenal..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: