Penyebaran Rekaman Black Box Adam Air Sebabkan Phobia

Terlepas dari pro kontra palsu atau aslinya rekaman kotak hitam pesawat Adam Air 574 yang jatuh di Majene, Sulawesi Barat pada 1 Januari 2007 lalu, penyebaran rekaman tersebut via media (terutama internet) dapat berdampak negatif bagi industri penerbangan komersial di Indonesia.

Secara psikologis setelah mendengar rekaman yang mencekam tersebut akan muncul reaksi kognitif secara abstraksi, membayangkan kejadian di cockpit pesawat dan terlebih di kabin penumpang. Setiap orang tentu saja punya daya abstraksi yang berbeda beda. Namun kemungkinan besar dampak dari bayangan tersebut akan merayap kerasa takut yang akhirnya bisa saja terakumulasi menjadi semacam penyakit phobia terbang / ketinggian (acrophobia)

Semakin banyak masyarakat yang mendengarkan akan semakin besar kemungkinan bertambahnya penderita acrophobia. Kenyataan itu tentu saja pada kelanjutannya akan berdampak pada industri penerbangan komersial yang akan merugi dengan anjloknya jumlah penumpang.

Hal lain yang dapat terjadi, penyebaran rekaman kotak hitam tersebut juga dapat berdampak memunculkan image negatif terhadap profesional tenaga ahli penerbangan (khususnya KNKT) di Indonesia yang tidak sanggup dipercaya untuk menjaga kerahasiaan dokumen negara.

Kita tunggu saja, tindakan seperti apa yang akan diambil oleh pemerintah (Departemen Perhubungan) untuk meminimalkan dampak negatif penyebaran rekaman tersebut. Tentu saja tidak cukup hanya sekedar pernyataan oleh menteri perhubungan Jusman Syafi’i Djamal bahwa rekaman yang beredar di masyarakat tersebut adalah palsu.

Salam,

Aulia Muttaqin

Satu Balasan ke Penyebaran Rekaman Black Box Adam Air Sebabkan Phobia

  1. asher mayer mengatakan:

    no comment, tapi yang pasti selagi rekaman pada balck box adam air tsb blm di temukan yang asli nya,gw anggap rekaman yang ada adalah asli karna dari pihak keluarga korban khusus nya pilot dan cocpilot yakin bahwa di dalam rekaman tersebut adalah suara dari anak atau suami mereka.

    Saya sendiri cenderung bahwa rekaman tersebut asli. Mengingat “track record” pemerintah Indonesia yg masih suka berbohong, sehingga kalau pihak pemerintah menyatakan rekaman tersebut palsu, kesimpulan malah sebaliknya. (amq)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: